Penguat(Amplifier) Kelas AB - di mana perangkat output melakukan lebih dari 50% tetapi kurang dari 100% dari siklus input. Power Amplifier yang ideal akan memberikan 100% daya DC yang tersedia ke beban. Penguat Kelas A adalah bentuk penguat daya yang paling umum tetapi hanya memiliki peringkat efisiensi kurang dari 40%. Penguatinput power ampliRangkaian penambah kekuatan sinyal input untuk power #Adesuhendarchannel#Amplifier#Penguatinput SkemaPenguat Input Power AmplifierKomponen yang di pakai Ic tl082neElko 22uf 50vResistor 68k 4k7 6k86k8 2wattMilar 100nDioda z SkemaPenguat awal Power Amplifier Mencermati gambar diatas maka kita dapat melihat skema penguat input power ampli yang akan jadi rangkaian ideal untuk dipasangkan pada power ampli dengan daya60-300 watt, hal ini dilihat dari jenis komponen yang dipakai serta tegangan sumber yang memadai untuk proses penguatan di tahap berikutnya. Salahsatu skema power built up handal yang hendak kita bagikan adalah power amplier dengan konfigurasi RMS dimana output yang dihasilkan mencapai 400 watt. Rangkaian dari power 400 watt RMS ini cukup mudah dipahami, dengan penataan masing-masing komponen yang efisien sehingga sangat sedikit daya yang terbuang dan menghasilkan output terbaik Vidioini sya buat untuk meluruskan vidio yang kemaren bro c4mF. 8 tahun agoSkema Rangkaian power amplifier 500 Watt Apex ini memiliki kemampuan menyalurkan sinyal audio berdaya tinggi, yang mana Amplfier ini memerlukan beban loudspeaker yang mumpuni agar amplifier dapat bekerja dengan optimal. Sesuai dengan judulnya, power amplifier ini memiliki daya output sebesar 500 Watt RMS pada beban loudspeaker 8 ohm. Karena amplifier ini untuk keperluan outdoor, maka speaker yang dapat digunakan hingga 18 respon frekuensi yang dihasilkan lebih baik, biasanya amplifier berdaya tinggi dirancang dengan kelas AB dan tanpa kopling kapasitor pada outputnya atau biasa disebut dengan OCL Output Capacitor Less. Transistor penguat akhir yang digunakan pada rangkaian power amplifier kali ini adalah tipe 2SC5200 dan 2SA1943. Kedua transistor tersebut adalah tipe NPN dan PNP karena pada OCL selalu menggunakan konfigurasi Power Amplifier 500 Watt APEXAgar dapat menghasilkan daya output yang tinggi, bagian yang penting bukan hanya ditentukan dari penguat akhir yang digunakan, meskipun penguat akhir memang paling menentukan besar daya penguatan dari sebuah power amplifier. Yakni bagian Pre-Amp juga memiliki peranan yang sangat penting untuk menentukan kualitas suara dari power amplifier. Efek dari rangkaian Pre-Amp yang kurang baik adalah salah satunya suara yang distorsi, over gain, dengung, respon frekuensi kurang baik dan Rangkaian Power Amplifier 500 Watt APEXDari skema rangkaian power amplifier 500 Watt APEX diatas terlihat bagian Pre-Amp menggunakan IC tipe NE5532. Output dari IC NE5532 ini diberikan pada penguat driver transistor. Bagian driver ini akan memiliki dua output yang berbeda fasa satu sama lain sebesar 180º. Bagian driver terdiri dari transistor Q1, Q2, Q3 dan Q4. Karena rangkaian penguat akhir memerlukan sinyal input yang cukup, maka bagian driver tersebut disusun dengan konfigurasi yang dikeluarkan sebuah power amplifier akan berbanding lurus dengan sumber daya yang digunakan. Untuk dapat bekerja dengan optimal, rangkaian power amplifier ini memerlukan catuan tegangan simetris sebesar ±90 Volt, dengan arus 15-20 transistor yang asli terutama pada bagian penguat akhirnya, karena sumber tegangan yang digunakan ±90 Volt hanya untuk transistor yang ideal atau asli. Jika tidak yakin transistor yang digunakan tidak asli, maka jangan sekali-kali menggunakan tegangan kerja ±90 Volt, karena bisa menyebabkan transistor penguat akhir jebol/rusak. Untuk mengujinya, gunakan tegangan secara bertahap, mulai dari ±25V, ±30V, ±45V, dan perakitannya jangan lupa memberikan ruang pendinginan yang baik pada semua transistor power, pasangkan kipas blower agar stabil ketika bekerja dengan volume maksimum terutama untuk keperluan seperti konser-konser The Author Ini potongan skema saja. skema lebih besar ada di dalam artikel KA100 adalah produk amplifier buatan KENWOOD pada era 80-an yang terkenal. Pada era 90-an produk KENWOOD termasuk produk terkenal dan eksklusif bagi penikmat audio di Indonesia. INFO Amplifier ini memiliki kemampuan audio hingga 60 Watt untuk beban 8 Ohm dengan tegangan simetris sebesar 42VDC. Sementara itu rangkaian tone control dari amplifier ini menggunakan 2 potensio control, yaitu untuk mengatur nada TREBLE dan BASS. Berikut ini adalah penampakan isi dalam dari amplifier KENWOOD KA100 ini Dari foto ini nampak bahwa transistor yang merka pakai telah modern. SKEMA KENWOOD KA100 Karena dokumen servis manual dari amplifier ini lumyan buram, maka saya memutuskan untuk melakukan gambar ulang untuk koleksi pribadi dan untuk saya review. Berikut adalah skema hasil gambar ulang dari amplifer ini Seksi power amplifier dari KENWOOD KA100 Dari skema di atas, nampak bahwa rangkaian power ampli ini terdiri dari beberapa seksi, yakni Preamplifier penguat differensial Q1 dan Q2, menggunakan transistor nomer 2SA992. Cermin arus Q3 dan penguat tengangan Q4 , menggunakan transistor nomer 2SC1845. Servo driver Q5 menggunakan transistor nomer 2SC1841. Driver Amplifier dan Power Amplifier yang terhubung secara Sziklai Q6 dan Q7 Q8 dan Q9 . Feedback tone control, berawal dari output amplifier dan kembali ke input inverting dari power amplifier ini. PENJELASAN Menurut servis manual, tegangan kerja untuk Power Amplifier ini adalah 42VDC. Ini berarti amplifier memungkinkan untuk menghasilkan audio output hingga 80 Watt pada beban 8 Ohm. Transistor final yang terpasang adalah pasangan nomer 2SA1103 dan 2SC2578. Menurut datasheets, Transistor ini mampu menghasilkan daya hingga 70 Watt DATASHEETS . Post Views 1,028 POWER AMPLIFIER CLASS - D 01 CARA KERJA KOMPONEN & SKEMA BLOCK DIAGRAM - YouTube √ 5 Rekomendasi Skema Power Amplifier Terbaik Prinsip kerja power Class D – ASTECS Audio Skema Power Amplifier 170 Watt » NEW Simple Elcteonic Project, Class D Power Amp - YouTube skema sedikit catatan tentang pa class d d900 Rangkaian elektronik, Teknologi, Elektronik 40+ Skema Clas D 27 Skema power amplifier ideas electronics circuit, diy amplifier, audio amplifier 12+ Skema Power Clas D Skema Power GB Sederhana Ground Bridge Amplifier Gambar Skema Rangkaian Elektronika Mini Amp Transistor 6-24V Single Supply guruKATRO Class D Tutorial Part 2 - UcD Class D Untuk Audio Pro PDF Part 1 IRS-900D Class-D Amplifier Tutorial Oleh - PDF Download Gratis Skema Power Amplifier dengan Daya 10 Watt Skema Stepper Class H Sederhana Class H Apex H900 TEF Power Amplifier Gambar Skema Rangkaian Elektronika Amplifier tunggal sederhana pada pemicu mobil lurus. Amplifier frekuensi rendah paling sederhana pada transistor Skema driver power built up Jual PCB Power Mono Class D 200 Watt Inverting Input - Kota Surakarta - WooW Elektronik Solo Tokopedia Power Amplifier Kelas D Ide 37+ Skema Clas D, Skema Inverter Skema Rangkaian Mini Power Amplifier Dengan IC TDA2030 Class-D Amplifier Project - Skema + PCB Layout Design - YouTube PCB CLASS D D4K5 Rangkaian elektronik, Elektronik, Teknologi Rancangan Amplifier Kelas D - Bundet Power Amplifier Mini TDA7053 WTA Buat single ended power amplifier pakai transistor Skema Rangkaian Supply Untuk Power Ampli Class H Menggunakan 1 dan 2 Trafo Biasa Jual PCB INJEKSI STEPPER APEX CLASS H 2U di Lapak Muarif Efendi Bukalapak LINEAR AMPLIFIER CLASS A – 2,5 WATT – POWER AMPLIFIER KELAS D SELF OSCILLATING DENGAN POWER MOSFET IRFP4227, IRFP250N DAN IRFP460 - PDF Download Gratis Membuat TPA3118 Mono Amplifier Terkoneksi Ke Bluetooth - Mengenal Sistem Quasi Complementary Amplifier - Bahar Electronic √ Skema Rangkaian Power Amplifier 10 Watt TDA 2003 Sederhana - Andalan Elektro Power Amplifier Class D dengan menggunakan IC TPA3116D2 RDD Technologies Penjelasan Fungsi pin out IRS2092S TECHNOLOGI Ide Skema Pcb Power Class D, Skema Pcb Cara BTL Power Amplifier - Bahar Electronic Skema Power Amplifier Menggunakan IC TDA7294 Dilengkapi Rangkaian Stepper Gambar Skema Rangkaian Elektronika Power Amplifier TDA 2050 bisa sub woofer guruKATRO PCB INJEKSI STEPPER APEX CLASS H 2U Shopee Indonesia AMPLI KELAS D HARMAN KARDON YANG MENGILHAMI DIY — Yohan from Indonesia Cara Membuat Rangkaian Power Bank Sederhana - Rangkaian Amplifier Sederhana Untuk Handphone 3 Komponen Skema Rangkaian Supply Untuk Power Ampli Class H Menggunakan 1 dan 2 Trafo Biasa Speaker, Rangkaian elektronik, Penguat sinyal Power Amplifier Class D dengan menggunakan IC TPA3116D2 RDD Technologies Jual PCB Power Mono Class D 200 W NON INVERTING INPUT DG SPEAKER PROTECTOR - Kota Surakarta - WooW Elektronik Solo Tokopedia Jual Produk Kit Ampli Class D Termurah dan Terlengkap Oktober 2021 Bukalapak Power Supply Simetris Variable 10A Rekayasa, Sirkuit Elektronik, Diagram Sirkuit, Penguat Daya Audio, Skema, Pengonversi Daya, Penguat Kelas, Jaringan Listrik, penguat, sudut, daerah png PNGWing Baru 46 Pcb Power Amplifier Class D Motif Minimalis, Skema Pcb KIT POWER AMPLIFIER STK 417-100 By SANYO Lazada Indonesia Rangkaian Speaker Protektor Sederhana » SMK NEGERI TEMPURSARI Skema Power OCL 150 Watt Mono - Bahar Electronic Cara Merakit amplifier Class D TECHNOLOGI Skema Power Amplifier dengan Daya 10 Watt Dasar Pengoperasian Inverter untuk Pengendalian Motor Induksi 3 Phasa - Jago Otomasi ternyata jeroan si BIEMA menggunaka class D power by Sandra arek sumberayu Rangkaian kecil untuk menjernihkan Audio guruKATRO KIT POWER AMPLIFIER STK 417-100 By SANYO Lazada Indonesia PCB INJEKSI STEPPER APEX CLASS H 2U Shopee Indonesia Dua Cara BTL Power Safari 400W Untuk Meningkatkan DayaWatt simpleKATRO Driver Amplifier nyaman didektico2at lantang di kejauhan guruKATRO Rangkaian elektronik, Electronics projects, Elektronik √ Skema Rangkaian Amplifier 10 Watt TDA 2003 Dengan Tone Control - Andalan Elektro Mono Amplifier Class D menggunakan Semikron SKHI 22B dan IGBT Module Semikron SKM75GB128DN Power Amplifier Kelas C KITS MODULE and PARTIALS KITS Cara Membuat Rangkaian Power Bank Sederhana - Jual Produk Kit Power Class D Mulai Dari 5rb current_month current_year Bukalapak Bukalapak Skema Power Yiroshi - Revisi Id Keuntungan Dan Kekurangan Power Amplifier Menggunakan Ic - Delinews Tapanuli Index of /wp-content/uploads/2021/05/ 🔀 🚲 🥜 Pemutar buku audio gaya retro 💂🏼 🚲 🐈 DIY Mini 12Volt Power Amplifier by Wahyu Eko Romadhon Cara Paling Sederhana Memasang KIT Subwoofer - Soldiradem Blog Gaya Terbaru 27+ Skema Clas D, Skema Las Power Amplifier Class D dengan menggunakan IC TPA3116D2 RDD Technologies Membuat Rangkaian Speaker Aktif Sederhana dengan USB Skema Rangkaian Speaker Aktif Polytron – Belajar Cara membaca skema elektronika dengan mudah Cara Kerja Speaker Protector dalam Rangkaian Sederhana - Direktori Bisnis UMKM YD1HXJ – jagawana – Laman 4 – Memasang steper Class H pada Driver Power Amplifier - YouTube Jual Kit Stereo Amplifier Oktober 2021 banyak pilihan – Harga Murah Blibli Cara Menggunakan Hioki Earth Tester FT6031 dengan Pengukuran sederhana dan metode 2-kutub PT. Radius Allkindo Electric Skema Power Amplifier dengan Daya 10 Watt Power Amplifier 32W IC TDA2050 Skema Dan Layout PCB Bolong/ Perfboard Skema Power Amplifier Blazer Sanken + Speaker Protector Tutorial mengakses sensor suhu DS18b20 - Nyebarilmu Skema power ground bridge /gb Facebook √Skema Rangkaian Amplifier TDA 2050 Single Supply Sederhana - Andalan Elektro KIT Blazer 1000 Watt tanpa TR Mono X 10 Power Amplifier BGR Bell Lazada Indonesia Penawaran diskon dan promosi dari SMPS AUDIO Shopee Indonesia 11 Skema power clas d ideas rangkaian elektronik, elektronik, teknologi Skema Amplifier TOA 100, 200-1000 watt untuk Masjid Gambar Skema Rangkaian Elektronika Receiver FM TDA7021 PROTOTYPE SMART HOME DENGAN KONSEP INTERNET OF THING IOT MENGGUNAKA… Jual PCB INJEKSI STEPPER APEX CLASS H 2U di Lapak Muarif Efendi Bukalapak IMPLEMENTASI LITERASI TERHADAP APLIKASI EASILY APPLICABLE GRAPHICAL LAYOUT EDITOR BERBASIS PENDIDIKAN ISLAM Skema Rangkaian Power Amplifier Mosfet 20 W Gambar Rangkaian Elektronika Kadang kita tidak/belum puas dengan tingkat kerasnya sebuah perangkat audio, Potensio Volume Bass Treble dll semua sudah diputar pada posisi 100%, namun masih saja terasa kurang keras. Seandainya kualitas audio yang lemah itu karena memang keadaan Amplifier/speaker yang memang kecil ... itu sih sudah takdir nya seperti itu... dan biarkan saja nikmati apa adanya ..... Yang akan dibahas disini tentunya untuk perangkat yang sesungguhnya harus mampu mengeluarkan Audio yang menggelegar Amplifier dan Speaker sudah memadai, namun pada kenyataannya tidak bisa demikian. Penyebab lemahnya keluaran audio bisa disebabkan oleh adanya penguatan yang masih kurang kuat sebelum masuk ke Amplifier, mungkin karena pemasangan Tone Control atau Parametrik atau Crossover atau apalah ... jenis jenis pengontrol kualitas audio, bisa juga hanya karena memang masih kurang perangkat penguatnya. Untuk menguatkan sinyal audio agar bisa menghasilkan output di speaker yang mumpuni, bisa dilakukan dengan cara menambah rangkaian Penguat Audio. Rangkaian Penguat Audio bisa menggunakan IC OP-AMP dan yang paling mudah dipelajari para pemula adalah yang menggunakan transistor karena kaki nya hanya ada tiga Menurut yang pernah guruKATRO baca maaf kalau ada yang salah, ada tiga sistem Rangkaian Penguat Transistor, yaitu 1. Common-Base basis ke GND atau menurut bahasa ORANG KATRO, Basis tidak menjadi input maupun output. Input masuk melalui Emitor dan output keluar melalui Kolektor. Tapi katanya disana penguat transistor sistem ini tidak cocok untuk penguat Audio, jadi abaikan saja yah .... orang judulnya diatas hanyalah tentang Penguat Audio 2. Common Collector Kolektor ke GND atau menurut bahasa ORANG KATRO, Kolektor tidak menyalurkan input maupun output. Input masuk melalui Basis dan output keluar melalui Emitor. katanya disana Konfigurasi transistor dengan common collector menghasilkan penguatan arus yang besar. Memiliki impedansi keluaran yang rendah, sedangkan impedansi masukan tinggi. Penguatan daya pada konfigurasi common collector relatif rendah. Penguatan tegangan sangat rendah. Fasa sinyal antara input dan output terbalik inverting. Makanya sistem rangkaian penguat transistor Common-Collector ini sering digunakan pada rangkaian akhir Amplifier, atau katanya juga cocok sebagai buffer penyangga. Coba saja amati sebuah rangkaian Tone Control atau Galaxy atau, pada bagian input banyak yang dipasang penguat jenis Common Collector ini. Input masuk dari Basis lalu keluar melalui Emitor dan baru kemudian masuk potensio kontrol pada Tone Controlterus terang guruKATRO sendiri pada prakteknya sangat jarang memanfaatkan sistem Common Collector ini, karena menurut telinga guruKATRO dengan didukung perangkat yang masih kelas rendah, seperti hampir tidak terasa manfaatnya. 3. Common Emitter Emitor ke GND, atau menurut bahasa ORANG KATRO, Emitor tidak berfungsi sebagai input maupun output. Input Masuk melalui Basis dan keluar melalui Kolektor. Kata yang disana seperti ini Konfigurasi transistor dengan Common Emitter akan menguatkan tegangan dan arus secara bersamaan. memiliki impedansi input yang rendah, sedangkan impedansi output tinggi. Penguatan arus pada konfigurasi Common Emitter relatif besar. Sepertinya sistem penguat nomor 3 itulah yang paling efektif untuk menguatkan sinyal audio, pada Tone Control atau Parametrik atau Galaxy dll, setidaknya ini menurut praktek guruKATRO sendiri kalau keterangan ini keliru, mohon dimaafkan. Karena itu dibawah akan di share contoh beberapa jenis penguat audio sistem Common Emitter dengan masing masing karakteristik outputnya. Yang dijadikan contoh pada gambar dibawah adalah transistor C458, karena sementara ini hasil eksperimen guruKATRO dengan perangkat Audio sistem Amplifier SOCL 504 yang di tambah satu tingkat Transistor Finalnya A1943vs C5200 3 set, dengan sumber audio MP3 Player, speaker 1 buah 15" dan satu buah 12" trafo murni 10A 32VAC yang sudah membuat MCB 900VA turun bila tidak disaring dengan Resistor 33 ohm keatas. eksperimen telah menggunakan C1815, C945, 9014, C829 dan ternyata pada perangkat milik guruKATRO itu, yang paling tidak mudah over-bass maupun over treble adalah C458 sepertinya semua transistor eksperimen itu KW, akhir akhir ini disini sangat sulit mencari yang original Anda bisa eksperimen sendiri dengan berbagai tipe transistor yang lain hingga menemukan yang menurut anda paling cocok. Berikut macam macam rangkaian yang telah guruKATRO coba ketika berusaha menemukan kualitas audio yang diinginkan. 1. Rangkaian Transistor Penguat Audio STANDAR mungkin hanya guruKATRO yang mengatakan standar, itupun hanya karena ukuran ukuran komponen pendukung terutama ukuran Resistor seperti gambar diatas itu yang paling banyak digunakan oleh berbagai produsen perangkat audio portable 2. Rangkaian Transistor Penguat Audio meningkatkan Treble sekaligus menepis over bass Ukuran Resistor FeedBack dari asalnya 560K menjadi hanya 100K, didukung capasitor input hanya dengan menggunakan ukuran 104, maka output audio akan cenderung dominan Treble dan bass terasa kering nendang. 3. Rangkaian Transistor Penguat Audio meningkatkan Super-Treble sekaligus menepis over bass Selain Resistor Feedback dengan ukuran 100K, Resistor supply ke kolektor juga menggunakan ukuran 1K, maka nada tinggi akan terasa sangat terangkat oleh penguat model ini. Bila terjadi hasil masih kurang keras, bisa menambah satu tingkat lagi penguat yang sama. 4. Rangkaian Penguat Audio bila ingin mengutamakan nada menengah MIDDLE Resistor supply ke kolektor menggunakan ukuran 10K agar suara yang dihasilkan lebih keras Resistor FB 100K untuk menepis nada bass Capasitor FB 102 untuk menepis nada treble 5. Rangkaian Penguat Audio bila ingin mengutamakan nada rendah BASS Resistor Supply Emitor menggunakan ukuran 220 ohm untuk mengurangi nada menegah Resistor FB menggunakan ukuran 1 mega ohm untuk menjaga agar nada rendah bisa bebas lewat 6. Rangkaian Penguat Transistor untuk Super Bass Resistor FeedBack menggunakan ukuran 2,2 Mega ohm pasti untuk membiarkan nada rendah bebas keluar Capasitor FeedBack dengan ukuran 102 untuk menepis hampis semua nada tinggi. 7. Rangkaian Penguat Transistor untuk Bass Treble Resistor Supply Emitor menggunakan ukuran 470 ohm agar nada menengah tidak bisa lewat Capasitor Supply Emitor dipasang disini menggunakan ukuran 104 untuk mengangkat nada treble 8. Rangkaian Penguat Transistor sistem Common Collector yang biasa digunakan sebagai buffer sebelum masuk Tone Control Penguat Audio menggunakan Transistor memang bisa menyulitkan bila ingin mengangkat Bass yang aduhai, walau sebenarnya bisa asal mau membuat dengan beberapa tingkat penguatan. Tapi sepengalaman guruKATRO sementara ini, Keuntungannya adalah tidak mudah terkena interferensi sinyal dari luar. Pada awal eksperimen guruKATRO sudah menggunakan penguat IC, 741 baik yang UA - LM dan TL, tapi bila disisi perangkat guruKATRO sambil browsing ..., selama loading halaman internet selalu ada bunyi kretek kretek pada perangkat audio ... setelah dicoba menggunakan transistor ... masalah itu tidak ada lagi itulah lika liku eksperimen guruKATRO, ayo coba ceritakan seperti apa eksperimen yang telah anda lakukan???? Home > Amplifier > Skema Amplifier Mini 10 Watt Dengan Bass Booster Sederhana Skema amplifier mini 10 watt ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan pembaca yang penasaran dengan rangkaian amplifier 10 watt sederhana sehingga mudah dibuat, tidak memerlukan banyak komponen namun tetap menghasilkan kualitas audio yang memadai. Kelebihan Ampli Mini Kelebihan dari skema ampli mini ini adalah adanya fitur bass booster yang memungkinkan penambahan nada low yang dalam dan deep, sehingga memberikan kesan audio yang lebih baik untuk dinikmati. Komponen utama dari amplifier ini adalah fungsi IC NE5532 yang digunakan sebagai op amp atau pre amp, yang mana sinyal audio selanjutnya di olah menggunakan transistor sebagai penguat. Sebagaimana amplifier, rangkaian ini juga menggunakan frekuensi untuk menggerakkan sejumlah loudspeaker yang mengakibatkan besarnya frekuensi bass akan berkurang. Oleh karena itu perlu dipasang bass-boost control pada fedback loop amplifier, hal ini dilakukan untuk mengatasi menurunnya kualitas. Grafik bass dapat mencapai maksimum pada + 50Hz. Sekarang yuk kita membuat Skema Amplifier 10 Watt Dengan Bass Booster. Silakan Anda pelajari gambar skemanya di bawah ini. Daftar komponen P1 22K Log Potemsiometer Dual gang untuk stereo P2 100K Log Potemsiometer Dual gang untuk stereo R2,4,8 820R 1/4W R1 4K7 1/4W R3 500R 1/2W R5 82K 1/4W R6, 7 47K 1/4W R9 10R 1/2W R10 0,22 4Wwirewound C1, 8 470nF 63V kapasitor polyester C2, 5 100uF/25V C3, 4 470uF/25V C6 47pF 63V kapasitor keramik atau polyester C7 10nF 63V kapasitor polyester C9 100nF 63V kapasitor polyester D1 1N4148 75V 150mA dioda IC 1 NE5532 Low noise Dual Op-amp Q1 BC547B 45V 100mA Transitor NPN Q2 BC557B 45V 100mA Transitor PNP Q3 TIP42A 60V 6A Transistor PNP Q4 TIP41A 60V 6A Transistor NPN J1 RCA audio input socket Daftar komponen power supply R1 1K5 1/4W Elco 4700uF/25v D 100V 4A Diode bridge Led merah T Centertap tranformer 2A 20V trafo CT Rangkaian Amplifier 10 Watt ini dapat dihubungkan secara langsung pada CD/DVD player, tuner, dan tape recorder. Q3 dan Q4 harus di pasang dengan heatsink. Atur volume control pada posisi minimum dan R3 dengan nilai resistansi yang minimum pula. Coba aktifkan rangkaian dan atur R3 hingga terbaca arus sekitar 20 hingga 25mA. Tunggu selama 15 menit, hubungkan ground pada J1, P1, C2, C3dan C4. Hubungkan juga C9 pada output ground.

skema penguat input power ampli